Jumat, 28 September 2012

FALSAFAH DAN PARADIGMA KEPERAWATAN

FALSAFAH DAN PARADIGMA KEPERAWATAN

Falsafah Keperawatan
Adalah pandangan dasar tentang hakekat manusia dan esensi keperawatan yang menjadikan kerangka dasar dalam praktek keperawatan. Hakekat manusia yang dimaksud adalah manusia sebagai makhluk biologis,psikologis, sosial dan spiritual, sdangkan esensinya adalah falsafah keperawatan yang meliputi: pertama, memandang bahwa pasien sebagai manusia yang utuh (holistik) yang harus dipenuhi segala kebutuhannya baik kebutuhan biologis, psikologis, sosial dan spiritual yang diberikan secara komprehensif dan tidak bisa dilakukan secara sepihak atau sebagian dari kebutuhan; kedua, bentuk pelayanan keperawatan yang diberikan harus secara langsung denga memperhatikan aspek kemanusiaan; ketiga, setiap orang berhak mendapatkan perawatan tanpa memandang perbedaan suku, kepercayaan, status sosial, agama dan ekonomi; keempat, pelayanan keperawatan tersebut merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan mengingat perawat bekerja dalam lingkup tim kesehatan bukan sendiri-sendiri; dan kelima, pasien adalah mitra yang selalu aktif dalam pelayanan kesehatan, bukan seorang penerima jasa yang pasif.

Paradigma Keperawatan
Masterman (1970)
Paradigma adalah pandangan fundamental tentang persoalan dalam suatu cabang ilmu pengetahuan.
Poerwanto P (1997)
Paradigma adalah suatu  perangkat bantuan yang memiliki nilai tinggi dan sangat menentukan bagi penggunanya untuk dapat memiliki pola dan cara pandang dasar khas dalam melihat, memikirkan, memberi makna, menyikapi dan  memilih tindakan mengenai suatu  kenyataan atau fenomena kehidupan manusia.

Komponen Paradigma Keperawatan
  • Konsep Manusia
Merupakan komponen pertama sebagai salah satu fokus dari pelayanan keperawatan. Manusia bertindak sebagai klien yang merupakan makhluk biopsikososial dan spiritual yang terjadi merupkan kesatuan dari aspek jasmani dan rohani yang memiliki sifat unik dengan kebutuhan yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat perkembangannya masing-masing.
  • Konsep keperawatan
Adalah suatu bentuk pelayanan kesehatan yang bersifat profesional dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia (biologis, psikologis, sosial dan spiritual) yang dapat ditujukan kepada individu, keluarga atau masyarakat dalam rentang sehat-sakit. Dengan demikian paradigma keperawatan dalam konsep keperawatan memandang bahwa bentuk pelayanan keperawatan yang diberikan pada klien dalam bentuk pemberian asuhan keperawatan adalah dalam keadaan tidak mampu, tidak mau dan tidak tahu dalam proses pemenuhan kebutuhan dasar.
  • Konsep sehat-sakit
Komponen ini memandang bahwa keperawatan itu adalah bentuk pelayanan yang diberikan pada manusia dalam rentang sehat-sakit.
Berdasarkan rentng sehat-sakit, maka paradigma keperawatan dalam konsep sehat-sakit memandang bahwa bentuk pelayanan keperawatan yang akan diberikan selama rentang sehat dan sakit, akan melihat terlebih dahulu status kesehatan dalam rentang sehat-sakit tersebut.
Rentang sehat-sakit merupakan suatu alat ukur dalam menilai status kesehatan yang brsifat dinamis dan selalu berubah dalam setiap waktu. Melalui rentang ini dapat diketahui batasan perawat dalam melakukan praktek keperawatan dengan jelas.
  • Konsep lingkungan
Paradigma keperawatan dalam konsep lingkungan adalah memandang bahwa lingkungan fisik, psikologis, sosial, budaya dan spiritual dapat mempengaruhi kebutuhan dasar manusia selama pemberian asuhan keperawatan dengan meminimalkan dampak atau pengaruh yang ditimbulkannya sehingga tujuan asuhan keperawatan dapat tercapai.
Lingkungan fisik,  dapat mempengaruhi perubahan status kesehatan seperti adanya daerah-daerah wabah, lingkungan kotor, dekat pembuangan air limbah atau sampah.
Lingkungan psikologis, seperti lingkungan yang kurang aman, yang mengakibatkan kecemasan dan ketakutan akan bahaya yang ditimbulkannya.
Lingkungan sosial, mempengaruhi perkembangan seseorang dalam kehidupan beragama serta meningkatkan keyakinan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar